Seputar Gangguan Lambung
Lambung sama halnya dengan organ lain yang perlu diperhatikan
kesehatannya. Jadi, jangan sampai Anda menelantarkan lambung Anda hanya karena
kesibukan Anda sehari-hari. Gangguan lambung lainnya yang makin parah dapat
terjadi jika tidak memperhatikan kesehatan lambung.
Jadi CINTAI LAMBUNG Anda !!!
Apa yang terjadi jika kita
tidak memperhatikan kesehatan lambung?
Sebagian besar orang baru menyadari bahwa kesehatan lambung adalah
sangat penting setelah mereka merasakan nyerinya lambung karena maag. Keadaan
bertambah rumit ketika kita merasakan perih dan panas di ulu hati, mual dan
kadang-kadang sampai muntah.
Hasil survey terhadap 179 orang menunjukkan lebih dari 70% orang
mengalami gangguan lambung/maag. Maag kadang disamakan dengan sindrom
dyspepsia, yaitu kumpulan keluhan/gejala klinis yang terdiri dari rasa tidak
enak/sakit, rasa penuh dan panas di perut bagian atas yang menetap atau
mengalami kekambuhan keluhan rasa nyeri dan panas pada ulu hati.
Persepsi Yang Salah Tentang Maag!!
Sebagian besar masyarakat menganggap sakit maag dan sakit lambung
disebabkan oleh beban pikiran (stress), merokok, makanan pedas atau asam dan
makan tidak teratur. Hal tersebut kurang tepat, bahwasanya semua itu adalah
faktor-faktor resiko yang memperparah sakit maag dan tukak lambung.
Akibat dari persepsi yang salah ini maka obat yang paling sering
dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama dan berulang untuk mengatasi sakit maag
adalah antasida dan obat anti sekresi asam lambung seperti H2 bloker dan Proton
Pump Inhibitor tanpa ada hasil penyembuhan total yang menjanjikan.
Maag merupakan gangguan lambung di mana telah terjadi luka pada
dinding lambung, mulai dari intensitas ringan (biasanya belum muncul
gejala/asimtomatis), sedang, dan parah/kronis hingga terdapat bakteri H.
pylori.
Apa sebenarnya penyebab maag ?
Dalam hal ini, yang berperan penting dalam lambung kita adalah mukosa
lambung. Mukosa lambung merupakan lapisan pelindung lambung yang berfungsi
untuk menahan asam lambung mengiritasi lambung, sehingga jika lapisan ini
rusak, lambung kita akan mudah teriritasi oleh asam lambung yang berlebih.
Pada maag kronis dan tukak lambung penyebab utamanya adalah akibat
adanya infeksi bakteri H. Pylori. Bakteri ini melukai dinding lambung dan
membuat borok yang sangat sakit bila terkena asam lambung. Bahkan jika
dibiarkan berkepanjangan, dapat terjadi kanker lambung yang mematikan.
Hasil penelitian penerima nobel kesehatan Dr. Barry Marshall dan J.
Robin Waren membuktikan bahwa bakteri H. Pylori merupakan penyebab 90% kasus
maag yang kronis dan tukak lambung. Penelitian ini juga menunjukkan infeksi H.
pylori dalam jangka waktu yang lama merupakan pemicu utama terjadinya kanker
lambung.
Solusi Yang Salah Dalam
Mengatasi Maag !!!
Jika gejala sakit maag datang, sebagian besar orang langsung
menkonsumsi obat golongan antasida atau penghambat sekresi asam lambung. Perlu
diketahui bahwa obat-obat tersebut hanya mengobati gejala maag sementara
(bersifat simtomatis). Suatu saat sakit maag bisa kambuh kembali secara
tiba-tiba, bahkan bisa lebih parah.
Maag kronis atau sakit yang parah disebabkan adanya infeksi bakteri
Helicobacter pylori. Untuk mengatasi infeksi pylori, tidak dapat dengan satu
jenis obat antasida saja, tetapi harus dengan kombinasi dua sampai tiga jenis
obat. Pasti sangat membosankan bukan harus minum obat banyak seumur hidup
Anda???
Kita juga harus berhati-hati dalam memilih obat sakit maag karena
pengobatan yang salah malah akan membantu pertumbuhan bakteri dan menimbulkan
penyakit lainnya karena efek samping yang beragam dan juga berbahaya.
Obat golongan antasida hanya bersifat menetralkan asam lambung tetapi
tidak mengobati luka dan menghilangkan bakteri H. pylori dari lambung. Belum
lagi efek samping obat ini mulai dari diare hingga sembelit, bahkan dalam
jangka waktu lama dapat merusak ginjal Anda !!
Mengapa masih banyak orang yang minum obat maag antasida??






2 komentar:
O iya, beban pikiran (stress) itu kan mengakibatkan sekresi asam lambung berlebihan ya? Jadi itu memperparah atau menyebabkan??
Point diatas sudah diterangkan bahwa itu yang memperparah. Bukan yang menyebabkan.
Terimakasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini.
Posting Komentar