Lambung adalah bagian saluran pencernaan yang dapat mekar paling
banyak, yang terletak di daerah epigastrik dan sebagian di sebelah kiri daerah
hipokhondriak dan umbilikal. Lambung terdiri dari bagian atas yang disebut
fundus, batang utama, dan bagian bawah yang horizontal yaitu atrium pilorik.
Pada saat makanan masuk ke lambung, lambung membentuk lingkaran-lingkaran
konsentris pada korpus dan fundus gastrikus. Makanan yang paling baru terletak
paling dekat dengan lubang esofagus dan makanan yang paling lama terletak
dengan dinding lambung.
Kelenjar dalam lapisan mukosa lambung mengeluarkan cairan pencerna
penting yaitu getah lambung. Getah ini berupa cairan asam bening tak berwarna,
yang mengandung 0,4% asam klorida (HCl), yang mengasamkan semua makanan dan
bekerja sebagai zat antiseptik dan desinfektan, menghasilkan organisme, dan
memberi protein. Dalam getah lambung ini terdapat beberapa enzim pencerna.
Penyakit lambung maag, sering dikaitkan waktu makan tidak teratur dan
jenis serta mutu makanan yang kurang baik. Radang pada dinding lambung berupa
iritasi atau infeksi membuat dinding lambung menjadi merah, bengkak, berdarah,
dan terparut. Penyebab iritasi pada lambung antara lain : alkohol, obat-obatan
seperti aspirin dalam dosisi tinggi, kafein, kortikosteroid, antimetabolit,
butazolidin, dan indosin.
Radang dinding lambung yang kronis kemungkinan disebabkan oleh
kembalinya empedu dan asam lain ke dalam lambung, bakteru, penyakit ginjal,
infeksi, anemia, diabetes dan beberapa hal lain yang mengiritasi. Gejala-gejala
yang ditunjukkan bila seseorang menderita penyakit lambung maag adalah :
lambung terasa tidak enak, muntah, muntah darah, mual-mual, kram perut,
indigesti, nafsu makan menurun dan lain-lain. yang perlu dilakukan untuk
mengatasi penyakit ini adalah selain berkonsultasimemperhatikan makanan dan
berolahraga yang sesuai. Hindari makanan yang pedas-pedas dan bahan makanan
yang mengandung aspirin. Makanlah makanan lunak, dengan jumlah yang sedikit
tetapi berulang-ulang.
Penyakit lambung maag sering diabaikan dengan cara minum obat tanpa
konsultasi karena dianggap gangguan kecil. Banyak orang tidak menyadari jika
gangguan tersebut bisa merupakan gejala-gejala paling dini dari suatu penyakit
yang beresiko kematian di kemudian hari. Meskipun sakitnya belum parah,
mencegah itu lebih murah ongkosnya daripada mengobati. Kalau kesehatan sudah
bermasalah, bukan hanya isi kantung Anda saja yang terkuras, tetapi juga tubuh
dan pikiran Anda.







0 komentar:
Posting Komentar